Penting Untuk Trader
Saturday, 1 April 2017
Sunday, 16 October 2016
Saturday, 1 October 2016
Sunday, 25 September 2016
Sunday, 25 September 2016
Tuesday, 30 August 2016
Friday, 24 Juny 2016
Forex Articles
Wednesday, 31 August 2016
Sunday, 16 November 2014
Saturday, 15 November 2014
Thursday, 30 January 2014
Sunday, 22 December 2013
Sunday, 22 December 2013
Sunday, 22 December 2013
Saturday, 21 December 2013
Saturday, 21 December 2013
Saturday, 21 December 2013

Forex Articles


Pair Forex untuk Scalping
Posted date : Wednesday, 31 August 2016
admin - 770 kali

Sebagai salah satu strategi trading yang populer, scalping adalah sebuah aktivitas khusus yang membutuhkan teknik dan persiapan mendasar untuk menghasilkan potensi terbaiknya. Banyak hal yang harus diperhatikan sebelum mulai menggunakan teknik scalping.

Salah satu hal yang harus diperhatikan adalah pair forex terbaik untuk scalping. Pasangan mata uang terbaik untuk teknik ini adalah pair dengan kecenderungan tidak bergerak dengan tajam atau tidak sering terjadi lompatan yang tak terduga. Memilih pasangan mata uang yang sesuai tidak hanya akan mempengaruhi strategi kita tapi juga profit.

Terdapat tiga tipe jenis pair yang sesuai untuk teknik tersebut, yaitu pair mayor, pair carry, dan mata uang eksotis. Bagi pemula, mana sajakah pair forex terbaik untuk scalping?

 

1. Pair Forex Mayor
Yang termasuk dari pair utama adalah EUR/USD, GBP/USD,USD/CHF dan pair yang terbentuk dari mata uang paling mendominasi perekonomian dunia. Meskipun JPY dapat dimasukkan ke kelompok ini, mereka memiliki pergerakan yang berbeda dari pair mayor lainnya. JPY bersifat berbeda dan akan masuk dalam kelompok pair carry.

Sifat utama dari pair mayor adalah likuid. Sifat keduanya adalah respon yang relatif tenang terhadap gejolak pasar. Sebagai contoh, pair AUD/JPY dapat bergerak hingga 100 pip terhadap suatu gejolak pasar, sedangkan pada saat yang bersamaan pair EUR/USD hanya akan bergerak sebanyak 30 pips saja. Pair mayor diperdagangkan di seluruh dunia hampir oleh semua bank dan institusi penting. Mereka menjadi mata uang raksasa di pasar karena volume trading dan pergerakannya relatif pelan.

Scalper handal cenderung bertrading secara perlahan dan cermat untuk mendapatkan profit yang konservatif akan cenderung memilih pasangan mata uang mayor sebagai pair forex terbaik untuk scalping

 

2. Pair Carry
Pair carry merupakan pasangan mata uang likuid, namun bergejolak. Pasangan mata uang seperti EUR/JPY atau USD/JPY diperdagangkan di seluruh dunia dan aktivitas perdangan mereka cukup padat, tetapi mereka juga sangat cepat bergerak. Hal ini disebabkan oleh banyaknya pelaku keuangan yang menggunakan mata uang Jepang untuk meminjam dan berinvestasi di berbagai aset beresiko. Akibatnya ketika terjadi gejolak pasar, pair forex ini akan bereaksi dengan berlebihan dan mengakibatkan trader tidak dapat menduga pergerakan pair dengan mudah, terutama bagi pengguna teknik scalping yang bekerja di timeframe pendek.

Pair Carry umumnya diperdagangkan untuk mendapatkan bunga. Meskipun memungkinkan untuk melakukan scalping, namun pasangan mata uang ini bukanlah pair terbaik untuk scalping. Spread pair carry bisa melebar dengan begitu pesat, bahkan stop-loss tidak akan dapat menyelamatkan akun Anda dari kerugian yang signifikan.

Perubahan spread yang melebar bukanlah hal mengherankan pada pair carry. Sedangkan pada pair forex mayor seperti EUR/USD, pergerakan drastis seperti ini umumnya terlihat hanya setelah perilisan data NFP atau merubahan suku bunga pair mayor. Dibanding mata uang mayor, pair carry akan begerak dengan frekuensi lebih sering, lebih dalam, dan awet.

Oleh karena itu, tidak dianjurkan bagi trader pemula untuk menggunakan teknik scalping tersebut pada pair carry. Scalper handal umumnya memperdagangkan pair carry dengan tren umum dan mengikuti strategi untuk strategi untuk mengeksploitasi perubahan yang tajam.

 

3. Mata Uang Eksotis
Mata uang eksotis yang dimaksud adalah pair forex langka, kurang likuid, dan kurang dikenal sehingga bukan termasuk dalam pair forex terbaik untuk scalping. Kelompok ini termasuk dalam mata uang yang mudah berubah seperti NOK/USD (NOK adalah Norwegian Krone), ruble Russia, BRL/USD (Brazilian real) dan lain-lain.

Kelompok ini tidak sesuai untuk scalping karena perbedaan harga yang tidak dapat diprediksi sehingga sulit bagi scalper untuk memprediksi pegerakannya dalam waktu singkat. Trader dengan teknik scalping harus dapat menghindari pair mata uang eksotis ini agar tidak merugi.

 

Kesimpulan
Dapat disimpulkan bahwa pair forex terbaik untuk scalping adalah pair mayor. Scalper dapat menggunakan pair carry jika sudah menemukan strategi terbaik untuk scalping pada pair tersebut. Namun, tetap disarankan untuk berhati hati. Selain pair apa yang terbaik untuk scalping, trader juga perlu memperhatikan spread masing-masing sebelum menerapkan strategi. Spread telalu besar dapat merugikan scalper yang bermain dalam timeframe rendah.

Periode waktu trading yang tepat juga perlu diperhatikan ketika scalping. Trader memiliki kencenderungan memilih waktu trading sesuai dengan strategi mereka. Beberapa pengguna teknik scalping menyukai periode waktu dimana kondisi pasar tidak memiliki arah, sedangkan scalper lain akan memilih bertrading pada pasar yang terarah, likuiditas tinggi dan beragam. Pilihan ini sesuai dengan selera masing-masing trader, karena keduanya menawarkan kondisi berbeda. Pilihlah waktu trading yang sesuai dengan strategi Anda.

Scalping merupakan strategi yang memerlukan konsentrasi dan keahlian khusus. Jika Anda ingin mencoba strategi ini untuk mendapatkan keuntungan. perlu diingat bahwa trader harus menguji strategi, memilih pair terbaik untuk scalping. Perhatikan pula kebijakan broker tempat Anda bertrading. Pilihlah broker yang menyediakan kondisi trading bagus dan mengizinkan teknik scalping.

 


Learning Center
Pemula



Materi Dasar



Advanced