Penting Untuk Trader
Saturday, 1 April 2017
Sunday, 16 October 2016
Saturday, 1 October 2016
Sunday, 25 September 2016
Sunday, 25 September 2016
Tuesday, 30 August 2016
Friday, 24 Juny 2016
Forex Articles
Wednesday, 31 August 2016
Sunday, 16 November 2014
Saturday, 15 November 2014
Thursday, 30 January 2014
Sunday, 22 December 2013
Sunday, 22 December 2013
Sunday, 22 December 2013
Saturday, 21 December 2013
Saturday, 21 December 2013
Saturday, 21 December 2013


Exponential Moving Average
Posted date : Monday, 18 April 2016
By : admin - view : 379 Kali

Seperti yang kita bicarakan pada pelajaran sebelumnya, simple moving average dapat dikacaukan oleh lonjakan pada pergerakan harga. Maka pada pelajaran kali ini kita akan memelajari hal ini.

Misalnya kita memplot SMA 5-periode pada grafik harian EUR/USD.

Maka harga penutupan untuk 5 hari terakhir akan menjadi seperti ini:

Hari pertama : 1.3172
Hari kedua : 1.3231
Hari ketiga : 1.3164
Hari keempat : 1.3186
Hari kelima : 1.3293

Pada pelajaran kali ini secara khusus kita belajar bagaimana simple moving average terkadang terlalu sederhana untuk kejadian yang terkadang bisa jadi kompleks. Seandainya saja ada satu cara di mana kita bisa menyaring lonjakan-lonjakan semacam itu, sehingga kita tidak memiliki anggapan salah atas pembacaan harga.

Eh...tunggu dulu, kalau diingat-ingat rasanya ada satu cara. Ah, iya! Metode itu bernama Exponential Moving Average. Exponential moving averages, atau disingkat EMA, menaruh perhatian pada periode yang paling baru. Jika diterapkan pada contoh di atas, EMA akan fokus pada harga beberapa hari terakhir, yaitu harga di hari ketiga, keempat, dan kelima. Artinya, lonjakan yang terjadi pada hari kedua tidak akan masuk dalam hitungan EMA, sehingga tidak memiliki efek berarti terhadap moving average seperti ketika kita menghitung dengan simple moving average.

Bila kita memikirkan hal ini kembali, hal ini akan lebih masuk akal karena inilah yang dilakukan EMA yaitu menegaskan aktivitas yang dilakukan oleh trader baru-baru ini.

 

Mari lihat grafik 4-jam USD/JPY untuk melihat dengan lebih jelas bagaimana SMA dan EMA akan terlihat bila berdampingan.

Pada grafik di atas perhatikan bagaimana garis merah, yang mewakili EMA 30, tampil sebagai harga terdekat dibanding garis biru, SMA 30. Ini artinya EMA secara akurat menampilkan pergerakan harga paling akhir.

Penyebabnya adalah EMA lebih terfokus pada apa yang terjadi baru-baru ini. Ketika bertrading, hal yag paling penting adalah mengetahui apa yang SAAT INI dilakukan oleh para trader, ketimbang apa yang mereka kerjakan minggu lalu atau sebulan yang lalu.

 


Learning Center
Pemula



Materi Dasar



Advanced